Padang Panjang Koe 25 Tahun Yang Lalu

Membicarakan daerah tempat kita dilahirkan, tumbuh dan dibesarkan memang menyenangkan apalagi jika kita tidak lagi berada di Kota tersebut. Mengingat tingkah polah kita dimasa kecil dan remaja, menghabiskan satu fase perjalanan hidup kita di kota tersebut terkadang sanggup mengobati kerinduan kita akan tanah kelahiran tersebut. Bagi saya pribadi yang tumbuh di Padang Panjang,  Kota kecil ini adalah tempat paling  nyaman  bagi saya. Memang, setiap kita pasti punya ikatan bathin yang sulit dijelaskan dengan daerah kelahiran kita.

Gunung Marapi yang legendaris…setia menjaga Padang Panjang

Berbicara tentang Kota Padang Panjang adalah berbicara tentang banyak hal,  maklum Kota ini adalah Kota yang memilki sejarah yang panjang. Dari segi usia kota ini akan memasuki usia 222 tahun  pada tahun 2012 ini. Tua sekali bukan, telah banyak generasi berganti, telah banyak kisah yang  mengharu biru terlukis disini, silih berganti fragmen sejarah terkembang di kota ini. Memang, Begitu banyak topik yang bisa kita diskusikan jika kita berbicara tentang Padang Panjang, apakah itu tentang sejarah masa lalunya, tentang iklim pendidikan yang berurat berakar selama puluhan tahun, tentang seni budaya lokalnya, atau tentang orang-orangnya  atau tokoh-tokoh yang lahir disini. Dalam konteks kekinian kita bisa saja berbicara tentang kondisi pasar Padang Panjang  terkini yang di cap centang perenang,  lalu lintas yang semrawut dengan ratusan ojek yang berseliweran setiap hari namun tetap dapat Penghargaan Tertib Lalin. Atau yang paling menarik saat ini, suasana perpolitikan yang mulai menghangat di kota dingin ini menjelang suksesi kepemimpinan tahun 2013 mendatang. Lanjutkan membaca

Iklan

Belum ada yang baru nih…

Risih juga sih sebenarnya punya blog tentang pariwisata tapi nggak di update… tapi mau gimana lagi, namanya PNS sewaktu-waktu bisa ditugaskan ke unit kerja lain yang gak berhubungan sama sekali dengan pariwisata. terakhir kali saya posting tulisan di blog ini maret 2010, lagi nyiapin tulisan baru terkait Pariwisata Padang Panjang, eh..saya malah ditugaskan menjadi Sekretaris Panwaslu Kota Padang Panjang pada pertengahan April 2010 lalu dalam rangka Pilkada Gubernur Sumbar. Karena terfokus pada tugas pokok selama lebih kurang 6 bulan memfasilitasi tugas Panwaslu jadinya nggak sempat lagi update tulisan di blog ini.. menjelang tugas di Panwaslu berakhir saya coba lagi buka dashboard alias ruang kendali blog ini. Ternyata cukup banyak comment positif dan bernada mendukung yang masuk dan perlu direspon. Malah  dari catatan bulan Juni ada reporter dari TV7 yang ingin ketemu karena ada program syuting tentang pariwisata di Padang Panjang.  Coba kalau saya sering buka dasbor blog, minimal bisa dapat kawan baru si mbak dari TV7  🙂 tapi nggak pa pa lah..tugas di Panwaslu juga penting kok.

Melihat data statistik pengunjung dan comment pembaca yang masuk , semangat saya buat update blog ini jadi bangkit lagi. pokoknya selesai di Panwaslu dan kembali ke Dinas Porbudpar saya mau kebut bikin tulisan lagi buat blog ini.. kira-kira begitu tekad saya beberapa minggu yang lalu. Namun (ini bukan menyesali situasi lho..malah mensyukuri he..he), selesai masa tugas di Panwaslu saya bukannya dikembalikan ke Dinas Porbudpar tetapi Alhamdulillah di promosikan menjadi salah satu Kasubbid  di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD)  Kota Padang Panjang. Disatu sisi ini adalah amanah yang mesti dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya sekaligus lompatan karir yang mesti di syukuri. Di sisi lain dengan situasi ini kesempatan untuk secara kontinyu meng update blog ini jadi sedikit tertunda karena prioritas sekarang tentunya tugas di BKPPD. Tapi Insya Allah saya akan mencoba semampunya untuk terus menambah postingan tulisan tentang pariwisata Kota Padang Panjang di blog ini.

Dari statistik jumlah pengunjung perhari yang ingin mencari informasi tentang Padang Panjang, terutama pariwisatanya rasanya sayang sekali jika blog ini terlantar dan akhirnya mati pelan-pelan atau di delete oleh wordpress sebagai empunya lahan dari dunia perblogan. Akhirnya sebagai salah satu solusi, setelah diskusi dengan Bapak Ir. Nasrul Yahya (Kabid Pariwisata Dinas Porbudpar Kota Padang Panjang) disepakati blog ini dikelola berdua dengan beliau, sehingga pak Nas alias Ajo yang memiliki banyak akses pada bahan dan data tentang Pariwisata Padang Panjang bisa ikut mengupdate. Jadinya saya sharing password dengan Ajo (Tapi passwordnya jangan disharing ke yang lain ya Pak Nas, ntar blog kita diacak-acak lagi he..he)

Solusi lain yang ingin saya tawarkan pada pembaca yang tertarik dan concern pada Kota Padang Panjang dan Pariwisatanya adalah sumbangan tulisan untuk diposting di blog ini. Anda (terutama kawan-kawan di Dinas porbudpar dan Pemko Padang Panjang) bisa mengirim tulisan beserta foto pendukung (kalau ada) ke email saya justforlogin75@gmail.com nanti akan kami edit seperlunya dan diposting beserta data lengkap penulisnya (dan foto juga kalau disertakan he..he). Itung-itung untuk belajar nulis, siapa tahu anda ketagihan dan nantinya malah bikin blog sendiri.

(Januardi)

 

Yang Doyan Makan, Datanglah Ke Padang Panjang

Apakah memang ada korelasinya antara suhu udara yang dingin dengan tingginya selera makan seseorang. Karena katanya udara dingin membuat seseorang cepat merasa lapar dan makan terasa lebih nikmat. Apakah harus ada penelitian ilmiah untuk membuktikan itu.. karena secara umum mungkin kita bisa menyimpulkan bahwa memang benar sebagian besar kita akan cepat merasa lapar di udara dingin..

(Udara cerah di Padang Panjang, pemandangan yang jarang ditemui)

Barangkali karena itu pulalah, orang Padang Panjang yang sehari-hari dibalut udara dingin menjadi sangat ‘pemakan’, maksudnya suka makan enak. Jika anda sedikit teliti, anda bisa mengitung begitu banyaknya tempat makan di kota kecil ini. Tahun kemarin saya sempat mengitung jumlahnya untuk keperluan tesis saya, dan ternyata jumlahnya lebih dari 50 buah mulai dari yang representatif macam RM Pak Datuk, Sate Mak Syukur (SMS) sampai kelas ekonomi eh..ampera, bofet, kantin dan sebagainya. Untuk anda ketahui jumlah ini melebihi yang dimiliki Bukittinggi yang notabene lebih ramai dan lebih dikenal wisatawan. Sepertinya orang Padang Panjang begitu Pede kalau soal urusan membuka warung makan ini.. agak berdaceh saja sedikit rasa  gulainya..maka dengan semangat 45 langsung dipancang tiang untuk buka warung nasi..atau sekedar ampera K5 🙂 Lanjutkan membaca

Siapa Menyangka di Padang Panjang Ada Air Terjun Secantik Ini ?

Ekspedisi singkat ke Gua Batu Batirai tempo hari, ternyata masih menyisakan rasa penasaran saya untuk mengunjungi potensi wisata alam Padang Panjang yang lain dan lebih menantang. Dalam pikiran saya mungkin kawasan Tungku Sadah yang terletak di lereng bukit yang melatarbelakangi Objek Wisata Mifan Padang Panjang mesti dikunjungi lagi. Kenapa saya katakan lagi, karena pada tahun 2005 lalu saya berkesempatan melihat langsung bekas lokasi tungku pembakaran kapur tempo dulu beserta tungku-tungku yang masih utuh bersama Bapak Drs Masrul Maessa, MM,  Kepala Kantor Parsenibud waktu itu dan beberapa orang kawan.

Namun, pikiran ini masih saya simpan karena saya tidak cukup yakin apakah perjalanan kesana kali ini akan bermanfaat dalam upaya pengembangan objek wisata baru di Padang Panjang. Permasalahannya, potensi wisata Tungku Sadah belum masuk daftar rencana untuk dikembangkan. Tahun 2010 ini, yang pasti akan dilaksanakan adalah Pembuatan Masterplan Pengembangan Gua Batu Batirai. Ah..mungkin tahun depan saja objek disurvei lagi pikir saya.

Hari Rabu, tanggal 17 Februari kemarin dikantor saya ketemu Bapak Nasrul Yahya (Kabid Pariwisata) yang sudah bersiap-siap masuk hutan lagi. Katanya mau survey lagi, menurut informasi ada potensi wisata alam yang menarik di Silaing Bawah. Waduh..ketinggalan informasi nih..salah sendiri sebab 2 hari sebelumnya saya tidak ngantor. Sebenarnya hari itu pengen gabung sama rombongan Pak Nas, survey lokasi objek wisata. Tapi karena mendadak, saya urungkan dulu niat itu. Next time..I’ll be there too. Lanjutkan membaca

Ekspedisi Kecil-kecilan ke Gua Batu Batirai

Sudah enam tahun lebih saya bertugas di instansi yang mengurus sektor kepariwisataan di Kota Padang Panjang, mulai dari UPTD Pariwisata, Kantor Parsenibud sampai Dinas Porbudpar saat ini. Dalam rentang waktu tersebut telinga saya cukup akrab dengan kata kata Goa Batu Batirai..setiap menyebut potensi pariwisata Padang Panjang, kata itu selalu muncul, bahkan dalam tesis saya tentang pengembangan sektor kepariwisataan Kota Padang Panjang setahun yang lalu, Goa Batu Batirai juga tidak luput saya cantumkan sebagai salah satu potensi wisata Padang Panjang.

Namun.. Jujur, saya belum pernah melihat secara langsung goa tersebut. bertahun-tahun saya penasaran dengan yang namanya Goa Batu Batirai tersebut..bagaimana rupa sebenarnya..benarkah seperti cerita orang yang pernah berkunjung kesana bahwa didalam goa tersebut dapat dilihat bentuk-bentuk batu menyerupai tirai. Ah..jadi makin penasaran nih. Tapi untuk sementara waktu rasa penasaran itu mesti dipendam dulu karena belum ada kesempatan yang pas untuk melihatnya secara langsung, setidaknya sampai hari Kamis kemarin tanggal 11 Februari 2010 Lanjutkan membaca

Satu Hari di PDIKM Padang Panjang

Disamping sebagai Pusat Dokumentasi Kebudayaan Minangkabau, PDIKM Padang Panjang juga sebuah objek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Jika anda sedang berada di Kota Sejuk Padang Panjang, tidak ada salahnya anda menyempatkan diri berkunjung ke tempat rekreasi yang unik ini. Dan anda yang sedang merencanakan kunjungan ke Sumatera Barat tak ada salahnya memasukan PDIKM  dalam agenda perjalanan anda, karena ada banyak aktifitas menarik yang bisa dilakukan di PDIKM.

Objek wisata yang terletak di Kelurahan Silaing Bawah ini hanya berjarak lebih kurang 2 km dari pusat kota Padang Panjang dan sangat gampang diakses karena berada di sisi jalur utama Padang – Bukitttinggi. Jika dari pusat kota anda dapat memilih angkutan umum jenis angkot Jurusan Silaing dengan tarif hanya Rp 2.000 / orang. Anda bisa turun di Rest Area Padang Panjang untuk selanjutnya jalan kaki melewati Jembatan Gantung ke PDIKM tersebut, atau turun di Depan Gerbang masuk PDIKM dan Mifan ( PDIKM dan MIFAN Waterpark Padang Panjang terletak bersebelahan). Bagi anda yang memiliki kendaraan pribadi bisa langsung akses kelokasi PDIKM, dan anda tidak perlu khawatir mencari lokasi parkir, karena Komplek PDIKM memiliki pelataran parkir yang cukup luas dan selalu di jaga petugas keamanan. Lanjutkan membaca

PDIKM Nan Eksotis

PDIKM Padang Panjang

Jika sekali waktu anda pernah melintasi Kota Padang Panjang, di Sumatera Barat dalam perjalanan dari Padang ke Bukittinggi. Ketika ketika baru saja memasuki Kota Padang Panjang selepas Kopel Semen Padang di Silaing Bawah, anda memalingkan pandangan ke arah kanan, maka akan terlihat puncak-puncak gonjong rumah gadang yang menjulang dilatarbelakangi bukit yang hijau. Barangkali sebagian dari anda tidak begitu perhatian dengan puncak atap rumah adat Minangkabau itu.

Tetapi tahukah anda, Rumah Gadang itu adalah realisasi dari mimpi dan niat  mulia dari beberapa putra Minangkabau untuk melestarikan kebudayaan etnisnya. Bangunan yang cuma terlihat puncak atapnya dari jalan utama Padang – Bukittinggi tersebut persisnya adalah Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau. Sebuah proyek budaya yang idealis dan mulia sekaligus objek wisata yang sungguh unik di Kota Kecil Padang Panjang. Lanjutkan membaca